Cara Mendidik Balita Supaya Pintar

Cara mendidik balita supaya pintar dan lebih cerdas. Secara alami pada sebagian bayi atau balita lebih cenderung dapat menjadi balita cerdas dan pintar disebabkan oleh faktor genetika. Sebagian lain diketahui balita tidak cerdas atau tidak pintar disebabkan oleh faktor genetika. Tetapi tentunya setiap orangtua menginginkan anaknya menjadi seorang yang cerdas dan pintar. Oleh sebab itu, sudah menjadi tugas para orang tua untuk mendidik serta berusaha mengembangkan potensi yang dimiliki anak.

Akan tetapi seringkali justru dikarenakan oleh sibuknya pekerjaan, sehingga rasa lelah membuat orang tua menjadi kurang bersemangat untuk memperhatikan dan meluangkan waktu serta mempersiapkan faktor pendukung yang dibutuhkan untuk perkembangan anak balita tersebut. Sehingga, kebanyakan dari anak-anak sekarang mereka cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah.

Faktor lain yang menjadikan anak kurang cerdas adalah kenyamanan di rumah yang tidak mendukung, misalnya karena orang tua yang lebih sering bertengkar, kurang perhatian dan kasih sayang. Keadaan demikian itulah yang sering menjadi penyebab timbulnya perasaan tidak nyaman berada di rumah bagi anak, dan tentunya hal itu akan menjadikan mereka tidak semangat untuk belajar.

Delapan Cara Untuk Meningkatkan Pembelajaran Awal Pada Anak Balita

    mendidik-anak-balita-supaya-pintar
  1. Ajak bayi anda keluar dan melihat-lihat lingkungan di luar rumah. Saat Anda membawa bayi untuk melihat bunga, burung dan mobil dan mengucapkan kata-kata dari benda-benda tersebut maka bayi Anda akan belajar hal-hal ini, serta menjadi lebih waspada dan sadar akan lingkungannya.
  2. Bawa bayi ke mana-mana. Dia bisa bertemu orang-orang, melihat dunia dan menonton orang lain bukan hanya menatap ruangan sendiri setiap hari. Pengalaman ini bisa sangat merangsang mental baginya dan orang-orang akan membantu dia mengembangkan sosialnya. Lakukan hal-hal dengan bayi yang biasanya Anda lakukan. Biarkan dia melihat Anda menyikat gigi, rambut dan berpakaian. Meskipun butuh waktu lebih lama bagi Anda untuk melakukan tugas-tugas sederhana, bayi akan belajar dan menonton semua yang Anda lakukan. Hal ini membuat mengajarinya lebih mudah dan lebih cepat.
  3. Hindari menonton TV. Beberapa orang tua membiarkan bayi mereka di depan TV karena mereka terlalu lelah atau malas untuk berinteraksi dengan mereka. Jika bayi Anda menonton TV sebaiknya orangtua menemani sehingga Anda dapat memandu dan berinteraksi dengan bayi Anda hal ini akan membantu minat bayi dalam belajar.
  4. Dengarkan musik , bernyanyi dan menari dengan bayi. Bayi sangat senang dengan music atau bunyi-bunyian, tempo upbeat dan gaya energik membuat suasana hati bayi Anda menjadi senang, serta merangsang pikirannya.
  5. Biarkan orang lain menggendong bayi Anda. Selama orang tersebut baik, melakukan hal ini akan membantu bayi Anda belajar tentang individualitas. Bayi tidak memiliki prasangka, penilaian atau kekhawatiran mengenai apakah seseorang gemuk atau kurus, baik atau tidak. Biarkan orang memegang bayi Anda dan dia akan belajar tentang karakteristik manusia.
  6. Tetap bahagia, walaupun Anda lagi ada masalah. Karena bayi bias menangkap energi Anda. Jika Anda berada dalam suasana hati yang buruk, sedih, kesal atau marah, bayi juga akan menjadi tertekan. Selalu tersenyum dan membuat bayi Anda merasa baik. Suasana bahagia membuat bayi lebih cerdas.
  7. Merangsang dengan mainan . Tentu saja setiap bayi mencintai mainan. Pilihlah mainan yang merangsang pikiran mereka. Anda juga bisa bermain dengan bayi Anda dengan membuat terowongan untuk merangkak dan keluar dari selimut, bermain cilukba, bermain walker dan ide-ide lain yang Anda buat sendiri akan merangsang bayi Anda.
  8. Perkenalkan bayi Anda lebih dari satu bahasa. Anda mungkin berpikir itu akan membingungkan bayi Anda, padahal sebenarnya ini adalah waktu terbaik untuk membuat anak Anda mengenal banyak bahasa.

Mendidik anak balita supaya pintar dan cerdas tentu saja akan membutuhkan waktu dan kerja keras yang tidak sedikit. Sebab itu adalah hal yang harus disadari bahwa sudah merupakan tugas utama yang wajib untuk setiap orang tua untuk berusaha secara maksimal mendidik anak agar bisa menjadi anak yang cerdas, pintar dan berakhlak baik.