Mendidik Anak Dari Usia Dini Agar Anak Cerdas

Mendidik anak dari usia dini agar anak cerdas itu wajib. Sebetulnya pada beberapa artikel terdahulu telah dibahas berbagai teori dan tips cara mendidik anak agar cerdas. Meskipun IQ anak memang berbeda-beda, akan tetapi jika orang tua dan guru mampu mengajarkan kepada anak secara disiplin agar mereka mau belajar dan terus berusaha belajar meningkatkan kemampuan anak, maka secara bertahap anak dapat terproses menjadi anak cerdas. Kunci utama dalam usaha mendidik anak supaya cerdas harus dilakukan sejak anak usia dini. Pola hidup yang disiplin wajib diterapkan kepada anak-anak dari kecil supaya ketika mereka dewasa telah terbiasa melakukan setaip kewajiban dengan teratur dan penuh rasa tanggung jawab. Akan tetapi justru hal inilah yang menjadi kendala utama dalam upaya orangtua mendidik anak.

Seringkali karena terlalu sayang, bahkan karena merasa anak masih kecil orang tua justru berpikir salah. Pada kenyataanya anak terlalu dimanja dan dibiarkan bertingkah laku sesuka hatinya. Sehingga jangan disalahkan apabila kemudian anak menjadi sangat sulit diatur dan diarahkan untuk belajar disiplin. Semakin dewasa cara berpikir anak akan semakin berkembang mengikuti keadaan serta gaya hidup dimana saja mereka tinggal. Lingkungan merupakan faktor paling besar yang mempengaruhi pola pikir, prilaku dan watak anak.

Di dunia modern yang serba canggih dengan teknologi ini, anak-anak seolah bersikap semakin semaunya dengan gayanya sendiri. Inilah yang patut dijadikan pemikiran bagi orangtua. Sekali lagi saya tekankan, janganlah karena saking terlalu sayang, sehingga kita sebagai orang tua justru malah mengabaikan bagaimana cara mendidik anak daari usia dini, agar anak cerdas, patuh dan taat. Serta supaya kelak ia bisa tumbuh menjadi pribadi yang mampu mandiri, bertanggung jawab, disiplin dan juga taat beribadah.

mendidik-anak-cerdasTentunya untuk mencapai tujuan itu, menjadi kewajiban bagi orang tua untuk tau cara menempatkan diri dimana kita harus berada pada saat menghadapi dan mendidik anak. Jika saatnya marah karena anak melakukan kesalahan, maka jangan segan-segan untuk menegur kemudian memberikan arahan agar anak memahami dan mengerti bahwa sikap atau perbuatan yang dilakukannya itu merupakan sebuah kesalahan yang tidak boleh dilakukannya kembali di kemudian hari. Jika perlu marahlah dengan cara yang tepat menggunakan kalimat yang baik. Buatlah anak untuk menjadi sadar dan mengerti, tetapi hal yang perlu diperhatikan marah anda sebagai orangtua tidak berarti harus membuat anak menjadi benci ataupun merasa takut. Sebab ketakutan hanyalah akan menjadi pemicu sikap anak justru malah menjadi nekad. Tentunya itu bukan hal yang kita harapkan.

Kemudian sikap orangtua memberikan teladan atau contoh sikap, sopan santun, serta cara hidup bersosial dimasyarakan yang baik akan menjadi modal utama bagi anak. Dengan melihat cara dan contoh baik yang dilakukan orangtuanya, hal tersebut akan menjadikan anak merasa segan dan simpatik. Anak akan merasa malu jika melakukan kesalahan, yang akhirnya dengan kesadarannya ia cenderung akan lebih ingin menghindari berbuat salah karena malu dengan sikap orangtuanya yang baik. Itulah sikap dan cara yang harus mulai diterapkan pada anak sejak usia dini.

Ajaklah anak berkomunikasi secara rutin, jangan sampai justru antara anak dan orang tua malah tercipta jarak pemisah. Semoga dengan kedekatan orangtua dengan anak, akan semakin tercipta komunikasi yang baik yang bisa menjadikan orang semakin mudah dalam mendidik anak agar anak cerdas patuh dan taat. Semoga kelak anak kita menjadi anak yang berguna bagi orang tua, dan masyarakat banyak serta keberadaanya bisa bermanfaat untuk sesamanya di manapun anak kita berada.