Cara Mengatasi Bayi Demam Setelah Imunisasi

Apa yang harus dilakukan jika bayi demam setelah imunisasi. Sudah menjadi hal wajib bagi anak balita untuk mendapatkan imunisasi, agar tubuh bayi semakin sehat dan terjaga dari berbagai penyakit. Namun ada saat dimana anak balita Anda menjadi demam setelah di beri imunisasi.

Akan tetapi sebagai ibu Anda tidak perlu terlalu merasa khawatir jika si kecil mengalami sakit demam setelah imunisasi. Hal ini boleh dikatakan telah umum terjadi. Tahukan Anda bahwa Demam yang dialami balita setelah imunisasi bukan berarti anak diserang penyakit, tetapi demam tersebut justru membantu sistem kekebalan tubuh pada balita untuk melawan penyakit seperti infeksi.

Tetapi memang ada hal sangat penting yang juga harus diwaspadai oleh ibu, yaitu jika demam pada si kecil tidak juga sembuh setelah diberi imunisasi. Apa saja hal-hal atau ciri-ciri yang harus ibu waspadai saat anak balita Anda mengalami demam?

  • Waspadai jika si kecil demam lebih dari 2 hari
  • Segera periksakan apabila balita menderita sakit kepala atau sakit di bagian perut dan ulu hati
  • Waspadai jika si kecil menderita sakit di bagian telinga
  • Mengalami masalah menelan cairan
  • Segera bawa ke dokter jika bayi mengalami muntah-muntah dan diare
  • Segera periksakan balita jika mengalami iritasi pada kulit

Cara mengatasi anak bayi demam setelah imunisasi

    imunisasi-bayi
  • Berikan waktu istirahat yang cukup bagi bayi anda, dan sebaiknya tidurkan di tempat yang nyaman di tempat yang memiliki sirkulasi udara sejuk dan segar
  • Jika bayi berkeringat maka ganti baju bayi Anda dengan baju kering tetapi yang lembut supaya dapat menyerap keringat.
  • Sebaiknya saat bayi mengalami demam berikan asupan minum dengan takaran yang lebih banyak dari biasanya.
  • Hal penting lainnya adalah apabila balita Anda usianya masih di bawah 6 bulan, sebaiknya berikan asupan minum susu atau ASI yang juga lebih banyak dari biasanya..

Selalu dampingi balita tercinta selama demam. Anak bayi sangat membutuhkan perhatian ibu, sebab meskipun hanya seorang bayi, tetapi secara fsikologis ia akan merasa tenang jika selalu ada sang ibunda disampingnya saat anak sakit.