Mendidik Anak Sesuai Tuntutan Dalam Islam

No Comments
Baginda Rasulullah S.AW selalu mengajarkan umatnya agar selalu berbuat kebajikan, dan tidak melakukan perbuatan yang merugikan orang lain. Akhlak anak bergantung kepada pendidikan yang diajarkan sejak mereka masih kecil. Dasar yang baik selalu menjadi penopang yang akan menjadi tiang dari kuatnya iman, akhlak dan mental anak saat tumbuh menjadi manusia dewasa di tengah masyarakat. Mendidik anak di dalam Islam adalah pekerjaan yang sifatnya Fardhu (wajib). Tugas setiap orang tua dalam membina keluarga harus disertai dengan ilmu dan agama. Sebab kedua faktor itu saling berkesinambungan dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohhmah.

Tentunya akan menjadi kebanggaan bagi orang tua jika anaknya bisa meraih sukses dunia akhirat. Cita-cita yang sangat mulia namun butuh kerja keras serta keyakinan kepada keridhoan Allah S.W.T untuk dapat mewujudkannya. Pengenalan ilmu pengetahuan dan ilmu Agama wajib diberikan secara seimbang sejak usia anak masih kecil. Sebab ilmu tanpa Agama maka akhlak anak menjadi runtuh, sebaliknya Agama tanpa ilmu akan membuat akhlak dan karakter anak menjadi kerdil. Tanamkan kesadaran akan pentingnya memiliki tanggung jawab dan rasa persaudaraan yang baik, sesuai yang di ajarkan baginda Nabi Muhammad S.A.W. Tanamkan bagaimana cara bersikap, bicara dan bergaul secara Islami.

mendidik-anak
Sebetulnya baik di dalam hadits maupun Al'Quran Allah S.W.T dan Rasululloh telah banyak mengajarkan bagaimana cara orang tua dalam mendidik anak yang baik. Bagimana cara menuntun dan mengajarkan anak cara-cara beribadah yang benar sesuai tuntutan syariat Islam. Semua dilakukan dengan tujuan agar umatnya dapat membawa anak-anak mereka kepada jalan yang di ridhoi Allah S.W.T. seperti yang disampaikan di dalam sebuah ayat Al-Qur'an tepatnya surah At-Tahrim ayat 6 yang mengandung arti:

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu."
Sesungguhnya jika kita mau menyadari betul, firman Allah di atas adalah perintah yang wajib dilakukan oleh setiap orang. Kewajiban yang harus dikerjakan dengan sunguh-sungguh agar manusia mampu menjaga diri dan keluarganya dari perbuatan-perbuatan maksiat, dan segala sesuatu yang dilarang oleh Agama. Sebab itu ajarkan anak sejak dini untuk mengenal mana yang haram dan yang halal. Ajarkan anak untuk mengetahui mana yang hak dan yang bathil. Ini merupakan dasar penting yang harus ditumbuhkan dalam diri anak sejak usia mereka masih dini. Ajarkan anak pendidikan sesuai tuntunan Agama Islam dan Rasulullah. Karena anak yang sholeh dapat mengangkat derajat orang tuanya, bahkan bisa menyelamatkan kedua orang tua dari siksaan api neraka.

 يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim 1631).
Mendidik Anak Sesuai Tuntutan Dalam Islam

Ajarkan Tauhid Aqidah. Tauhid merupakan akar daripada iman yang wajib ditanamkan untuk dimengerti dan dipahami betul dengan sebaik-baiknya oleh anak. Sebab kehilangan tauhid bisa membuat anak menjadi orang yang syirik. Mengenal Tuhan dan segala ciptaanya, mengenal apa itu iman dan islam penting untuk diterapkan secara terus menerus supaya anak terbiasa beraqidah dan berakhlaq baik sesuai ajaran Islam. Seperti mengajarkan berdoa sebelum dan sesudah makan, sebagai bukti bagaimana cara manusia bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah S.W.T.

Berikan Contoh Menjalankan Ibadah Sesuai Syariat Islam. Ini pekerjaan dan tugas wajib yang paling penting untuk orang tua yaitu memberikan contoh atau tauladan yang baik kepada anak. Jadilah orang tua yang bijaksana dengan memberikan contoh baik dalam segala hal, seperti menjalankan ibadah dengan baik, berbicara dengan sopan santun dihadapan anak, ajak anak ketika memiliki sedikit rejeki dan ingin bersedekah kepada pakir miskin. Keteladanan atau contoh dari orang tua lebih baik dan akan diikuti oleh anak. Jangan hanya menyuruh atau melarang anak untuk bersikap dan berbuat sesuai ajaran Islam, namun berikan contoh sebab itulah yang sangat penting.

Mendidik anak mengenal dan memahami Al-Quran, Hadits dan Doa serta cara berdzikir. Didik anak secara rutin untuk melakukan kewajiban seperti melaksanakan ibadah Shalat Fardhu, membaca Al'quran, dan hadits. Ajarkan juga doa-doa dzikir secara dasar agar anak terbiasa melakukan kegiatan tersebut di manapun ia berada. Jangan lupa juga ajarkan dan didik anak dengan baik agar memiliki kesadaran akan pentingnya beramal dan bersikap sesuai tuntunan yang diajarkan baginda Rasululloh S.A.W, yaitu menjadi manusia yang berdab dan memiliki akhlaq mulia. Agar setelah anak dewasa dapat menjadi manusia yang berguna bagi dirinya sendiri, kedua orang tua, keluarga, dan masyarakat banyak.