Dampak Penggunaan Dot pada Bayi

Dampak Penggunaan Dot pada Bayi. Anda tentunya mengenal Dot atau botol dot susu merupakan salah satu cara termudah yang dijadikan andalan oleh para ibunda pada saat harus memberikan ASIP atau ASI perah untuk buah hati tercinta. Jika dibandingkan dengan sendok atau cangkir, pemberian ASIP melalui dot ini memang akan jauh lebih mudah. Karena sang ibu tidak perlu lagi membersihkan susu yang terkadang sering tumpah atau berceceran karena sang bayi terlalu banyak bergerak kesana kemari pada saat diberikan ASIP kalau memakai sendok atau cangkir.

Akan tetapi sangat disayangkan sekali, sebab pemberian ASIP melalui dot ini justru sebaiknya dihindari. Kenapa demikian? Sebab hal tersebut bisa menimbulkan banyak dampak buruk jika dilakukan untuk jangka panjang. Inilah beberapa dampak buruk dan negatifnya.

Dampak Penggunaan Dot pada Bayi

  • Bingung Puting.Pada saat bayi semakin sering diberi ASIP melalui dot, ia akan menjadi bingung puting dan seringkali menangis pada saat harus minum ASI langsung dari payudara sang Ibu. Karet dot yang dibuat menyerupai puting tentunya memiliki cara kerja berbeda dengan payudara. Tanpa perlu disedot, dot sudah bisa mengalirkan susu ke mulut sang bayi saat botolnya dimiringkan. Sedangkan puting payudara baru akan mengeluarkan susu saat bayi mendapatkan rangsangan atau disedot oleh bayi. Nah hal inilah yang nantinya membuat bayi akan merasa kebingungan pada mekanisme kerja dari dot dan puting ibu. Apabila bayi lebih sering meminum ASI menggunakan dot, maka nantinya ia akan terbiasa dengan mekanisme kerja dari dot kemudian akan merasa kebingungan ketika harus meminum ASI dari puting payudara ibu.
  • Resiko Terinfeksi. Pada saat bayi sudah merasa kenyang namun dot tersebut masih terpasang di mulutnya, atau juga saat bayi tertidur dalam posisi sedang meminum ASI dari dot, ASI yang ada di dalam dot ada kemungkinan besar tumpah. Nah tumpahan ASI dari botol dot itu ternyata sangat berbahaya, sebab dapat mengalir masuk ke telinga atau hidung bayi sehingga bisa menimbulkan infeksi.
  • Hambatan atau Gangguan pada Kemampuan Berbicara. Hal lain yang akan membuat bayi menjadi bingung puting, adalah perbedaan pada mekanisme kerja antara dot dengan puting ibu juga membawa dampak buruk pada kemampuan berbicara bayi di kemudian hari. Pada saat bayi sedang ingin meminum ASI dari puting, ia harus berusaha menyedot ASI agar air susun dapat mengalir ke mulutnya. Pergerakan rahang bayi yang aktif ketika ia menyedot ASI dari puting ibu, hal itu akan membuat kemampuan berbicaranya berkembang secara cepat. Beda lagi ketika meminum ASI dari dot, bayi tidak perlu sering menggerakkan rahangnya. Sehingga berakibat, rahang bayi akan menjadi kaku serta bisa memperlambat kemampuan berbicara pada bayi tersebut.
  • Dampak Buruk pada Pertumbuhan Gigi. Selain beberapa dampak buruk diatas. Penggunaan dot dalam jangka waktu yang lama ini juga akan sangat berpengaruh buruk pada pembentukan struktur rahan dan gigi bayi Anda. Kebiasaan minum susu dari dot ini dapat mengakibatkan bentuk rahang atas yang terlalu maju, atau justru rahang bawah yang mundur, sebab bayi harus seringkali menahan atau menggigit dot agar tidak jatuh.

Nah itulah beberapa dampak negatif serta dampat buruk penggunaan Dot pada bayi. Semoga artikel ini menjadi referensi untuk para ibu, untuk tidak membiasakan memberikan susu dengan menggunakan Dot. Mudah-mudahan artikel ini juga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi para ibunda yang mempunyai balita dirumah.


Title : Dampak Penggunaan Dot pada Bayi
Description : Dampak Penggunaan Dot pada Bayi . Anda tentunya mengenal Dot atau botol dot susu merupakan salah sa...