Mengajarkan Anak Cara Menggosok Gigi yang Benar

No Comments
Mengajarkan Anak Cara Menggosok Gigi yang Benar. Anak harus diajarkan juga mengenai bagaimana cara menggosok gigi yang benar. Sebab tips ini juga merupakan tips sehat yang harus diajarkan kepada anak sejak kecil. Cara untuk mencegah supaya tidak bau mulut dan mencegah kerusakan gigi, tentu saja harus menggosok gigi secara rutin. Dengan menggosok gigi secara rutin maka sisa-sisa makanan yang terdapat didalam mulut dan di sela gigi akan hilang sehingga mulut dan gigi menjadi bersih.

Sebab sisa-sisa makanan yang ada didalam mulut itulah yang menjadi penyebab bau mulut, dan juga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Namun terkadang meskipun menggosok gigi ini sangat penting dilakukan secara rutin, tetap saja masih banyak anak-anak bahkan orang tua yang tidak mengetahui cara menggosok gigi dengan benar.


Berikut ini adalah tips mengajarkan Anak cara menggosok Gigi yang benar

    Mengajarkan Anak Cara Menggosok Gigi yang Benar
  • Oleskan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi kesehatan mulut Anda pada sikat gigi. Sikat bagian yang digunakan untuk mengunyah terlebih dahulu. Tidak terlalu menjadi masalah mana yang lebih dahulu antara bagian atas atau yang bawah
  • Pastikan sikat gigi Anda membentuk sudut 45 derajat berlawanan dengan garis gusi. Gosok setiap bagian belakang mulut Anda mulai dari bagian dalam kemudian ke luar. Gosok sebanyak 8-10 kali hingga bersih. Sikat secara lembut dengan gerakan memutar untuk membantu menghilangkan plak yang menempel pada gigi dan gusi.
  • Putar sikat gigi Anda menjadi bentuk vertikal untuk menggosok bagian depan dalam mulut Anda mulai dari yang atas dan bawah. Area ini sangat penting untuk digosok karena biasanya pada daerah inilah plak banyak terkumpul.
  • Jangan lupakan pula membersihkan lidah Anda. Bagian dalam pipi dan langit-langit mulut, serta bagian bawah lidah juga perlu untuk dibersihkan. Jika Anda rutin membersihkan daerah-daerah ini, bau mulut yang tidak sedap akan berkurang lebih dari 80%.
  • Akhiri rutinitas menggosok gigi Anda dengan membersihkan sikat gigi yang digunakan. Penyimpanan yang tidak sesuai itu akan menyebabkan bakteri berkembang biak di sikat gigi dan ketika kita menyikat gigi kembali, bakteri akan kembali ke dalam mulut. Rendam sikat gigi ke dalam secangkir air panas selama beberapa menit.

Nah, selain mengajarkan pada anak bagaimana cara menggosok gigi yang benar, hal yang perlu Anda diperhatikan yaitu cara memilih sikat gigi yang juga harus sesuai. Pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu lembut. Sebab bulu sikat yang kasar akan dapat menyebabkan iritasi pada gusi serta bisa mengikis lapisan enamel pada gigi (yaitu bagian keras pada gigi yang berwarna putih).
Kemudia sangat disarankan untuk mengganti sikat gigi kurang lebih setiap tiga bulan sekali. Bisa juga mengganti sikat gigi tersebut ketika bulu sikat sudah tidak nyaman lagi saat digunakan. Usahakan untuk tdak menggunakan sikat gigi bersama, artinya setiap anggota keluarga harus memiliki sikat gigi masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mencegah berpindahnya bakteri penyebab penyakit bau mulut serta penyakit gigi dari salah satu anggota keluarga yang lain.

Jangan menggunakan sikat gigi pada saat menggosok gigi dengan cara yang tidak benar, karena hal tersebut dapat mengakibatkan gigi sensitif selain itu bisa menjadi penyebab gigi berlubang. Nah, apabila Anak anda mengalami masalah pada gigi, sebaiknya segera hubungi dokter gigi untuk mendapatkan perawatan. Guna mencegah timbulnya penyakit gigi yang tidak diinginkan. Itulah tips kali ini, semoga membantu dan bermanfaat.