Cara Mendidik Anak yang Hiperaktif

No Comments
Cara Mendidik Anak yang Hiperaktif. Tuntas sudah kita memnunaikan kewajiban beibadah Puasa satu bulan enuh lamanya di bulan yang penyh berkah, yaitu bulan Ramadhan. Minal Aidzin walpaidzin, admin mohon maaf lahir dan bathin. Serta mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri. Semoga kita semua kembali kepada Fitrah yang suci, dan juga dapat mengamalkan segala ajaran yang didapat selama bulan Ramadhan ini didalam kehidupan sehari-hari.

Termasuk dalam cara mendidik anak, yang sesuai dengan ajaran Islam. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tips mengenai cara mendidik anak yang hiperaktif. Mendidik anak yang hiperaktif itu sebetulnya lebih mudah daripada mendidik anak yang justru sangat pendiam.

Dikarenakan anak yang hiperaktif ini sangat mudah untuk kita ketahui apa yang diinginkan oleh anak tersebut, sedangkan pada anak yang lebih pendiam terkadang justru membuat kita sebagai orang tua kebingungan untuk mengetahui apa yang diinginkannya. Anak pendiam mempunyai bermacam alasan, bisa karena ia lebih suka diam saja sebab merasa malu untuk mengungkapkannya.


Dibawah ini ada beberapa tips yang insyaaloh bisa membantu mengatasi permasalahan untuk mendidik anak yang hiperaktif.
  • Pertama. Anda harus bisa memastikan kalau anak mendapatkan kegiatan tambahan. Karena dengan cara begitu, anak akan memiliki tempat yang bisa ia gunakan untuk melampiaskan sikap hiperaktifnya itu. Biasanya tempat yang pas untuk melakukan hal tersebut adalah karate, renang, atau olahraga bola. Beberapa kegiatan tambahan tersebut membutuhkan kerja keras dan tantangan luar biasa sehingga Anda bisa membuat anak lebih percaya diri dan semakin baik prestasinya di kemudian hari. Disamping itu ini juga bisa mencegah mereka untuk melampiaskan hiperaktifnya ke hal-hal yang sangat negatif dan bisa merusak masa depan semisal narkoba, merokok, dan lain sebagainya.
  • Ajarkan anak untuk duduk diam pada saat sedang makan. Walaupun anak tersebut sering terbiasa banyak tingkah, Anda harus membuatnya mengerti bahwa ada saat dimana dia tidak boleh hiperaktif yaitu pada saat makan. Tidak hanya makan, namun juga pada saat melakukan hal-hal lain yang normalnya membutuhkan ketenangan. Dengan mendidik anak untuk bersikap baik, mereka bisa menjadi anak yang tahu sopan santun dan tahu kapan harus bersikap hiperaktif dan kapan harus bersikap normal atau tenang.
  • Anda tidak perlu merasa segan untuk membuat anak Anda merasa gembira ketila setiap kali mereka menginginkan hal tersebut. Pastikan anak Anda diberikan beberapa faslitas yang menyenangkan di rumah. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membelikan anak Anda mainan yang bermanfaat yang dapat membantu proses tumbuh kembangnya. Anda dapat memberikan fasilitas internet untuk anak Anda agar dia dapat bermain sambil belajar. Cara tersebut juga dapat membuat anak mengenal sisi lain dari dunia tehnologi dan membuat hiperaktifnya terarahkan ke hal yang positif.
  • Berhati-hatilah pada saat anda memasukkan anak ke sekolah. Sebaiknya anda pilih sekolah yang lebih profesional, sebab sekolah dan pendidikan didalammya, itu akan menentukan perkembangan sifatnya di kemudian hari. Kesalahan dalam memilih sekolah akan berakibat fatal dengan rusaknya moral anak Anda. Maka dari itu jaga selalu pergaulan mereka dan pilihlah sekolah yang berisikan anak-anak yang pintar dan berpendidikan. Jangan memilih sekolah yang didalammnya terlalu banyak anak yang nakal. Sebab bagaimanapun lingkungan tempat ia di didik anak sangat mempengaruhi kebiasaan pada anak nantinya.

Demikianlah tips saya pada kesempatan ini mengenai bagaimana cara mendidik anak yang hiperaktif, semoga bermanfaat dan bisa membantu para orang tua yang kebetulan memiliki anak yang hiperaktif. Sya referensikan juga untuk membaca cara mendidik Anak agar mandiri.