Bagaimana Cara Mendidik Anak Yang Benar

Bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar, cerdas dan patuh. Lagi-lagi pertanyaan seperti itu seringkali terlintas dipikiran para orang tua yang mempunyai anak. Pertanyaan yang mudah diungkapkan tetapi memang cukup sulit untuk dilakukan ini seringkali menjadi masalah yang harus mempunyai perhatian khusus bagi para orang tua. Tentu saja harapan ingin mempunyai anak yang berakhlaq baik , cerdas, serta patuh dan taat merupakan impian setiap orang tua. Oleh karena itu agar bagaimana supaya anak bisa memiliki kriteria seperti yang disebutkan di atas tentunya sudah menjadi kewajiban serta tanggung jawab sepenuhnya bagi orang tua memilih cara mendidik anak sejak usia dini. Namun yang menjadi pertanyaan besarnya adalah bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar?

Memang ada banyak sekali teori atau cara yang dapat dilakukan untuk mendidik anak kita agar menjadi baik. Akan tetapi sekalipun secara teori sepertinya mudah namun pada kenyataanya proses tersebut serta cara penerapanya tidak semudah membalikan telapak tangan. Sehingga tidak sedikit dari para orang tua yang ternyata tidak berhasil melakukanya.

Cara mendidik anak yang baik dan benar tentunya para orang tua harus memahami secara keseluruhan, artinya antara teori dan prakteknya harus dipahami benar dari awal sampai akhir. Begitu juga penerapannya kepada anak. Hal tersebut dilakukan supaya anak kita dapat tumbuh secara utuh baik dari segi intelektual, spiritual, maupun kondisi emosionalnya. Bagaimana mendidik anak merupakan sebuah upaya atau proses baik itu mengajak ataupun memberikan motivasi kepada anak kearah yang lebih positif agar anak berani melakukan berbagai kegiatan dan hal baru baik secara intelektual, spiritual, ataupun emosional. Raingkaian ketiga proses tersebut seharusnya bisa diterapkan oleh para orang tua kepada setiap anaknya.

bagaimana-cara-mendidik-anakHindari beberapa kesalahan yang secara umum banyak ditemukan dan dilakukan oleh orangtua diantaranya adalah orang tua sudah merasa cukup mendidik anak pada saat telah memasukan anak ke sebuah sekolah. Karena dengan begitu orang tua merasa bahwa disekolah anak sudah cukup untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan benar. Jika hal seperti itu saja yang dilakukan maka kemungkinan besar gagal dalam mendidik anak yang baik bisa terjadi. Sekolah merupakan sarana dimana anak bisa belajar dan mendapatkan pendidikan secara umum. Tapi lebih dari itu anak merupakan tanggung jawab sepenuhnya bagi orang tua dalam ikut serta mendidik dan mendukung serta mengawasi semua kegiatan anak. Dengan ikut sertanya orang tua dalam mendidik serta memperhatikan apa yang anak pelajari, maka dengan begitu kita bisa menciptakan anak berakhlaq baik secara mental ataupun spiritual. Lalu apa sajakan yang sebenarnya harus dilakukan olewh orang tua dalam mendidik anak?


Cara Mendidik Anak Yang Baik Dan Benar

  • Mengajarkan Kebiasaan Belajar Mandiri dan Memiliki Rasa Tanggung Jawab Sejak Anak Masih Kecil. Umumnya orang tua memiliki rasa khawatir yang berlebihan pada anak. Maka jangan lagi terlalu berlebihan mengkhawatirkan anak serta over protektif. Belajarlah untuk mempercayai buah hati anda namun tetap memantau dari jauh tanpa pengekangan maupun melindungi kesalahan yang dilakukan. Ajarkan pada buah hati anda mengetahui benda-benda miliknya serta merapikanya setelah bermain. Ketika sudah masuk masa sekolah ajarkan mereka untuk mempersiapkan keperluanya, beri uang saku dengan diarahkan untuk disisihkan sebagai tabungan.
  • Mengajarkan dan Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Pada Anak. Pada usia anak-anak mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Ketika melihal benda-benda atau sesuatu yang belum pernah dilihat dan pahami maka biasanya mereka akan bertanya. Sebagai orang tua anda harus menjawab dengan menjelasan yang mudah dipahami. Jika anda tidak tau akan hal itu jangan berbohong, berusahalah menjelaskan selogis mungkin. Hindari mengatakan "Tidak tahu" bisa saja mengalihkan dengan menyanggupi untuk mencari informasi tersebut. Jika buah hati anda termasuk yang tidak suka bertanya maka anda bisa memberikan umpan dengan memberikan penjelasan tanpa ditanya. Misalnya "itu adalah Gajah, hewan ini suka makan rumput dan memiliki hidung yang panjang" seperti itu.
  • Mengajarkan dan Menumbuhkan Kemampuan Berpendapat Anak. Umumnya orang tua acuh terhadap pendapat anak. Mereka terlalu menganggap tidak penting pendapat anak-anak. Padahal ketika pendapat anak tidak dipedulikan maka bisa berdampak menjadikan anak minder tidak berani berpendapat. Sebagai orang tua sebaiknya belajar mendengarkan pendapat anak, jika memang pendapatnya tidak benar bisa dikoreksi. Misalnya dengan memberi respon positif saat anak berpendapat dengan meberi pujian positif meskipun pendapatnya asal-asalan. Jika anak anda termasuh anak yang pemalu maka anda bisa memberikan umpan dengan mengajukan pertanyaan sehingga memicu buah hati anda untuk melontarkan pendapatnya.\
  • Mengajarkan dan Menumbuhkan Rasa Sosial, Bersimpati, Emapti, pada diri anak. Sebagai manusia rasa sosial, simpati, empati, dan sikap itu sangat penting. Agar anak tumbuh menjadi manusia yang menghargai orang lain maka sedini mungkin ajarkanlah pada mereka untuk memahami lingkungan sekitar. Ajarkan pada anak anda untuk memberi pada mereka yang membutuhkan, dan tidak bersifat sombong. Misalnya ada pengemis, biarkan buah hati anda yang memberi. Kemudian berikan penjelasan kenapa kita harus memberi dan berbagi.
  • Memberikan Contoh  Sikap Yang Baik. Sebagai orang tua maka sikap dan prilaku kita adalah contoh utama yang akan di ikuti oleh buah hati kita. Jika ingin anak-anak kita bersikap sopan, bertuturkata yang baik, maka kita harus senantiasa bersikap seperti itu sebagai contoh. Jika ingin anak kita religius, maka kita harus memberi contoh seperti apa orang yang religius itu. Maka dari itu sikap orang tua adalah contoh dan teladan utama bagi anak-anaknya.

Dari beberapa tips diatas, maka dapat disimpulkan bagaimana cara mendidik anak yang baik adalah dengan cara anak harus mendapatkan perhatian yang cukup serta rasacinta dan kasih sayang. Selain itu memberikan sebuah kepercayaan kepada anak juga merupakan hal yang sangat penting agar anak lebih percaya diri. Orang tua tentunya harus sangat menyadari sepenuhnya bahwa anak akan mencontoh atau menyerap setiap hal yang terjadi di sekitarnya.

Karena demikian dengan memberikan anak contoh yang baik adalah sikap yang harus diperlihatkan oleh para orang tua. Sebaiknya tidak melakukan proteksi anak yang terlalu berlebihan sehingga mereka justru cenderung akan merasa lebih terkekang. Hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu jangan mengabaikan keinginan anak, jika apa yang mereka inginkan adalah wajar dan baik. Hal terakhir yang paling berperan penting dalam mendidik anak adalah rasa kasih sayang dari orang tua dan keluarga.