Sunday, September 1, 2013

Cara Mengatasi dan Turunkan Demam Pada Anak



Cara Mengatasi dan Turunkan Demam Pada Anak. Pada saat anak mengalami panas demam, ibu harus segera berusaha supaya demam anak turun. Dikatakan pada laporan jurnal Persatuan Dokter Anak Amerika mengenai persoalan demam yang terjadi pada anak, disebutkan bahwa orangtua harus berkonsentrasi untuk membuat anak agar merasa nyaman pada saat demam dibanding hanya memikirkan bagaimana untuk dapat menurunkan suhu bandan anak tersebut. Oleh karena yang menjadi sebab demam pada anak sangat beragam, dan sebetulnya usaha menurunkan panas juga bisa memperlambat kesembuhannya.

Ada beberapa hal penting yang harus diketahui oleh orangtua tentang demam. Demam bukan merupakan salah satu penyakit utama, kondisi demam pada anak ini adalah reaksi tubuh secara alami terhadap suatu penyakit. Demam yang dialami dapat saja berupa pertanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi, sehingga suhu badan anak tinggi. Keadaan tersebut terjadi untuk memperlambat pertumbuhan bakteri dan virus.

Cara Mengatasi dan Turunkan Demam Pada Anak

Sebab itu cara mengatasi demam pada anak yang salah justru malah bisa memperpanjang masa sakit anak. Hal ini berbeda biasanya dengan pendapat orangtua seperti biasanya. Ada yang beranggapan bahwa demam bisa memperburuk suatu kondisi penyakit bahkan bisa berdampak buruk secara umum terhadap anak. Perlu Ibu ketahui bahwa demam tidak akan membakar sel saraf anak seperti yang sering di khawatirkan banyak orang tua.

Banyak dari orangtua yang menjadi cemas jika anak kejang saat demam. Obat penurun panas yang diberikan tidak bisa mencegah terjadinya kejang saat anak demam. Kejang tersebut jikapun hal itu terjadi karena disebabkan oleh naiknya suhu tubuh yang cepat pada tahap awal terinfeksi, dan hal itu seringkali terjadi sebelum orangtua menyadari bahwa anaknya memang terkena demam.

Ketika demam sebaiknya ibu membiarkan anak untuk beristirahat. Meskipun mungkin Ibu berharap anak minum obat. Sebaiknya tunggu saat anak bangun. Walaupun harus melewati jadwal pemberian obat turun panas. Kemudian berhati-hatilah pada saat Ibu memberi obat. Harap dipastikan dosis yang diberikan sesuai dengan aturan dokter atau aturan yang ada pada kemasan obat tersebut. Apabila Ibu memberi obat penurun panas golongan Acetaminophen atau Ibuprofen, sebaiknya selalu pastikan tidak memberi obat batuk atau flu yang mengandung Antipyretic. Karena pemberian dua jenis obat tersebut secara bersamaan natinya bisa menimbulkan Overdosis pada anak.

Sampai usia bayi berusia 4 (empat) bulan, apabila mengalami demam sampai 38,5 derajat Celcius, penting bagi para orangtua untuk segera menghubungi dokter anak. Tetapi walaupun begitu, sebaiknya usahakan kita tidak hanya fokus pada termometer. Yang paling penting dan harus diutamakan, adalah memberi anak obat penurun panas itu akan sangat baik digunakan sebagai pertolongan pertama agar anak merasa nyaman. Akan tetapi apabila anak terlihat tenang dan tidak rewel, Ibu tidak harus memberi anak obat penurun panas. Semoga bermanfaat dan membantu.